Minggu, 19 April 2015

Fenomena Kreatif dan Inovatif di bidang bisnis

Membidik laba cantik dari penjualan lensa fisheye

Perkembangan teknologi menciptakan ceruk bisnis baru. Lihat saja salah satunya adalah peluang bisnis menjadi reseller produk lensa fisheye atau mata ikan yang kini sedang populer di kalangan anak muda. Ini adalah lensa terpisah yang bisa dipasang di berbagai ponsel pintar untuk membuat efek foto surealis melengkung seperti di kamera profesional DSLR.
Salah satu pelaku usaha lensa mata ikan ini adalah Ferdinand Saragih. Dia menjual lensa jelly fisheye dan fisheye 3in1. Produk lensa fisheye 3in1 terdiri dari tiga lensa yang bisa membuat efek berlainan yakni lensa fisheye, wide dan lensa macro.  Dia mengaku mengikuti tren berjualan produk ini.
Awalnya dia terinspirasi menggeluti bisnis ini sejak bertandang ke konter ponsel di Bandung. Pada saat itu banyak masyarakat yang mencari lensa fisheye. "Dari situlah saya berniat menjalani bisnis yang sedang berkembang ini," kata dia.
Ferdinand memulai berjualan lensa mata ikan pada tahun 2013 lewat Facebook. Dia mengambil pasokan produk dari importir di Tanjung Priok. Sebagian besar pembeli lensa ini adalah kaum muda. Dalam sehari Ferdinand bisa menjual 20 paket fisheye. Lokasi pembeli mulai dari Jabodetabek hingga Papua dan Aceh.
Dia menjual produk jelly fisheye sekitar Rp 25.000 per bungkus dan lensa fisheye 3in1 seharga Rp 59.000 per bungkus. Dia bisa meraup omzet sekitar Rp 1,18 juta per bulan atau sekitar Rp 35 juta per bulan.
Ferdinand bilang, belakangan produk yang sedang banyak dicari adalah fisheye 3in1 karena bisa mendapat tiga lensa yang bisa memberi efek berbeda. Tren ini bergeser dari sebelumnya lensa jelly fisheye yang lebih dulu populer.
Karena target pasarnya adalah anak-anak muda, sehingga media promosi yang dipakai Ferdinand pun menggunakan media sosial, toko online dan forum komunitas seperti Kaskus, Olx, dan Facebook.
Sementara, Izulkarnaen, penjual lensa fisheye lainnya baru saja memulai usaha di awal 2014. Area pembeli produk selama ini banyak berasal dari wilayah Jabodetabek. Ada juga beberapa pembeli berasal dari Kalimantan.
Pria yang akrab disapa Izul ini dapat menjual sekitar lima lensa per hari atau sekitar 100 lensa dalam satu bulan. Izul menjual lensa fisyeye 3in1 seharga Rp 90.000 untuk harga eceran dan Rp 30.000 untuk harga grosir. "Kebanyakan pembeli membeli secara grosir untuk dijual lagi," kata dia.
Izul mengaku bisa meraup omzet Rp 3 juta sampai-4 juta sebulan. Dia menggunakan kaskus.co.id dan Istagram sebagai media penjualan. Namun, Izul bilang, kini sudah ada beberapa ponsel pintar yang memiliki aplikasi fisheye di dalamnya.
Sehingga dia menganggap ke depannya orang tidak lagi butuh lensa tambahan seperti ini lagi.  Meski begitu, dia optimistis usaha ini masih akan tetap ada peminatnya.
Sejarah :
Lensa fisheye mulai dikembangkan oleh Nikon pada tahun 1935. Pada bulan Maret tahun 1957, lensa ini semakin disempurnakan dan digunakan untuk keperluan meteorologi dan pertahanan di Jepang. Pada tahun 1960, lensa fisheye telah tersedia untuk masyarakat umum dan dapat dibeli bebas.
Beberapa tahun belakangan ini lahir lensa fisheye untuk smartphone, belum jelas siapa penemu fisheye untuk smarthphone yang dibutuhkan masyarakat umum khususnya kaum remaja, dengan adanya produk unik tersebut kita tidak perlu lagi menguras kantong untuk membeli lensa fisheye SLR yang harganya berkisar 4 – 8 juta. Jelas produk fisheye untuk handphone sangat kreatif, dengan berkembangnya jaman yang kian modern, ketika remaja berpergian dan momentnya tidak ingin terlewatkan, mereka menyerbu produk kreatif tersebut untuk kebutuhan sehingga menjadikan laba cantik kepada para penjual produk kreatif tersebut (fish eye)




Pebisnis hebat asal Indonesia melalu kreatif dan inovatif
RABU (11/6) malam, sekitar pukul 21.00 waktu setempat, cuaca Singapura begitu panas. Lantaran tak betah berdiam diri di hotel, wartawan media ini memilih berjalan-jalan. Kebetulan seorang teman di kamar sebelah, juga sedang ingin menikmati suasana malam di negeri singa. 
Dengan mengendarai moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT), kami menuju kawasan Orchard. Tak sampai 10 menit dari stasiun Dhoby Ghaut. Kata teman media koran ini, kami akan menemui seseorang yang dianggapnya sebagai hantu di dunia jejaring sosial. 
Bertempat di Oriole cafe di kawasan Somerset, kami menjumpai hantu jejaring sosial itu. Perawakannya justru berbanding terbalik dengan hantu. Kepalanya memang plontos, tapi bukan tuyul. Badannya tegap tinggi dengan perut yang sedikit buncit. "Gue Babab," katanya, mengenalkan diri. 
Babab merupakan nama populernya di dunia maya. Di blognya, ia menulis, Babab bukan berarti singkatan dari buang air besar agak banyak. Tapi, itu merupakan panggilan kesayangan yang diucapkan anaknya. "Tapi terbawa sampai sekarang. Jadi teman gue juga manggil Babab," ujarnya. 
Sepintas, tak ada yang spesial dari laki-laki yang bekerja di sebuah provider ternama ini. Namun, kesan spesial itu seketika berpendar kala ia mengeluarkan sebuah peranti dari tas selempangnya. 
Voila! Babab mengeluarkan tongkat dengan panjang sejengkal. Namun, ketika dipanjangkan, bisa mencapai 1,3 meter. Kemudian, Babab menyelipkan ponsel di bagian ujung tongkat itu. "Cheeersss..." cetusnya. Mendengar itu, sontak kami bergaya. 
Ya, peranti yang Babab keluarkan itu bukan sesuatu yang asing akhir-akhir ini. Itu tongsis alias tongkat narsis. Babab adalah sang kreator tongkat yang semula diberi nama tongkat ajaib ini. "Terpaksa gue ganti namanya biar lebih familiar dan nge-brand," terang pemilik akun twitter @bababdito ini. 
Tak ada Babab maka tak pernah ada tongsis. Ide gila ini bermula dari kegilaan juga. Dulunya, di era-era tenarnya pelbagai aplikasi jejaring sosial, Babab mengaku bisa menghabiskan waktunya 10 jam tiap harinya, hanya sekadar menatap layar ponselnya. "Pokoknya, saat itu, gue nggak bisa lepas dari socmed (social media, red)," ungkap penyandang gelar sarjana hukum ini. 
Setelah memiliki beragam akun jejaring sosial, mulai tercetus di benak Babab untuk menciptakan peranti yang memudahkan setiap orang mengambil potret dirinya sendiri tanpa harus meminta tolong orang lain, atau yang marak disebut selfie. Ide itu kemudian tersambung lewat monopod yang dimilikinya. Kemudian, iseng-iseng ia sambungkan dengan pengikat ponsel yang biasa dipakai sekadar untuk memajang ponsel di etalase. 
Setelah menemukan bentuk idealnya, Babab membawa peranti rancangannya itu pada temu komunitas iphonesia, pengguna ponsel iphone, di Labuhan Bajo. Di situ, sembari ketawa-ketiwi ia sibuk selfie di tepi kapal. "Temen-temen gue pada nanyain, alat apaan ini? Ya, gue jelasin ini tongkat ajaib. Elo bisa selfie dengan high-angel," tutur Babab. 
Akhirnya, satu demi satu teman sesama iphonesia mulai mengorder peranti yang kemudian beralih nama menjadi tongsis itu. Puncak kepopuleran tongsis dua tahun lalu, ketika ibu negara Ani Yudhoyono, yang hobi fotografi, dihadiahi tongsis oleh anak-anak iphonesia. "Habis foto tongsis yang dipakai Bu Ani terpublish di social media, rame banget deh orderan," kelakarnya. Sayangnya, Babab enggan menyebutkan orderan tongsis yang telah diproduksinya selama ini. "Ada deh," ucapnya seraya tertawa. 
Babab mengaku, tak pernah menyangka ide yang bermula dari hobi selfie-nya ini justru mendatangkan pundi-pundi rupiah. "Lha gue aja modalnya cuma sejuta. Itu pun pakai kredit," ungkapnya. Dari uang sejuta itu, tongsis mulai mendunia. 
Ada beberapa negara yang menjadi pemasok setia tongsis buatan Babab. Seperti sejumlah negara Asia Tenggara, hingga merambah ke Korea Selatan, Jepang, dan Cina. "Kemarin ada beberapa pemasok dari London yang juga sempat ngorder," tambah Babab. 
Seiring ketenaran tongsis, marak pula kreator tandingan. Melihat kondisi ini, Babab merasa kecolongan. "Gue pikir yang beginian (tongsis, red) gak bisa dipatenin," katanya. Namun, setelah bersua Yoris Sebastian, pengusaha yang bergerak di bidang industri kreatif, Babab baru tahu, kreasinya ini bisa dipatenkan. 
Enggan kecolongan lebih lama, dibantu Yoris Sebastian, Babab kemudian mendaftarkan tongsis agar memiliki hak paten. Tidak tanggung-tanggung. Pada 20 September 2012 silam, temuan tongsis ini dipatenkan hingga ke Amerika Serikat. "Yoris yang banyak bantu gue soal pencarian hak paten ini," ujarnya. Hanya saja Babab menyayangkan, meski sudah dua tahun didaftarkan, sertifikat hak paten tongsis belum juga keluar. "Kalau sertifikatnya udah keluar, ya orang kalau mau beli tongsis ya harus ke gue," harapnya. 
Saat ini, sembari menunggu sertifikat hak paten itu sampai di tangannya, Babab tak berdiam diri. Di sela-sela kesibukannya bekerja, Babab masih meluangkan waktunya untuk meningkatkan mutu dan kualitas tongsis. 
Impiannya, ia ingin tongsis hanya dirakit di Indonesia. "Barang bakunya boleh dari mana aja, asal tetap di Indonesia buat merakitnya," ujarnya. Kemudian, sambungnya, Babab sekarang sedang mengutak-atik tongsis yang coba dipadukan dengan kekayaan khazanah Indonesia. "Gue pengin monopod tongsis itu bisa customize. Misalnya, yang udah gue buat nih, gua lukis tongkatnya itu dengan motif batik," ujarnya. 
Sedangkan proyek yang lebih gilanya, Babab ingin memodifikasi bentuk fisik tongsis. Ia menyadari, makin hari, orang makin malas membawa peranti tongkat sepanjang jengkal tangan dewasa ini. Tapi, Babab tak kehabisan akal. "Orang boleh malas bawa tongsis, tapi orang nggak pernah malas bawa powerbank kan kemana-mana. Kenapa? Karena bentuknya yang simpel. Tongsis kan nggak mungkin dikantongin," cetusnya. Sehingga, Babab sedang merancang tongsis dengan bentuk ceper, menyerupai power bank, tanpa mengesampingkan fungsi utama tongsis sebagai peranti pendukung selfie dan daya tahannya. "Itu yang lagi gue pikirin," ujarnya. 
Selain promo jor-joran lewat jejaring sosial, Babab kini juga sudah punya website resmi untuk memesan tongsis. "Elo bisa akses tongsis.net buat tahu lebih banyak tongsis," selorohnya. Dari situ pula, tongsis kini sudah tersebar dari Sabang sampai Merauke. 
Apa Babab tak takut bila suatu hari tongsisnya ini tak lagi digemari orang? Mendengar pertanyaan ini, Babab tergelak. "Gue yakin, urusan narsis, orang Indonesia juaranya," kelakarnya. (*)



Kesimpulan :
Seiring dengan berkembangnya zaman, teknologi selalu saja tak mau kalah dengan zaman yang selalu memberikan sesuatu yang baru. Fisheye dan tongsis merupakan aksesoris yang paling dicari untuk melengkapi kebutuhan smartphonenya, berpikir maka tumpahkanlah dalam suatu karya, itu mungkin sebuah alasan penemu ide-ide konyol tersebut yang sekarang menarik rupiah dengan menambahkan apa yang sudah berhasil diciptakan terus dikembangkan, contohnya fisheye 3 in 1 atau tongsis yang mempunyai Bluetooth, dan terus dikembangkan dengan berpikir. Mengembangkan penemuannya, melebihkan fungsinya atau menjadikan alat penemuannya untuk bisa multifungsi, apa yang ada dipikirkannya selalu ditumpahkan ke dalam karya dan mencari cara agar karyanya diketahui orang itulah yang dapat dikatakan kreatif inovatif bisnis.
Sampai saat ini banyak orang bertanya, mengapa kreatif bisa menjadi bisnis? Hal pertama yang harus dilakukan untuk melakukan ini mungkin kita bisa membuang rasa malu. Karena malu (merasa tidak enak hati / segan melakukan sesuatu) menurut kami bisa menutup kemauan seseorang untuk melakukan sesuatu, percaya diri adalah tanaman yang subur untuk kita semua. Dengan percaya diri kita bisa menunjukkan sesuatu kepada orang lain meski hasil yang kita buat belum tentu selalu baik, tidak harus selalu baik untuk menunjukkan sesuatu. Kita bisa meraup rupiah dengan mudah, terlebih dengan kemampuan yang terpendam pada masing-masing orang, jika saja kami boleh mengajak teman berandai-andai untuk meraup rupiah dengan cara yang agak aneh mungkin sedikit terlihat lebih mudah, bawa saja karpet dan ember dengan tulisan orang aneh pada saat acara car free day, untuk menarik perhatian, kita harus berdiri diatas karpet dan kita joget uler atau pura-pura menjadi guru silat di akhir pekan, sekaligus untuk refreshing otak. Berlibur tidak harus selalu ke pantai ataupun gunung. Car free day merupakan salah satu wadah untuk olahraga, berlibur, serta mencari uang, banyak ditemukan pedagang dipinggir jalan, bukan hanya pedagang bahkan mereka yang menarik perhatian melalui seni bisa mendapatkan rupiah yang lumayan jumlahnya.

Inovatif juga membutuhkan keberanian seperti cerita CFD tadi, jangan segan untuk melakukan suatu hal yang baik, orang yang dengan tingkat keberhasilannya tinggi yaitu orang yang berani, mereka yang memiliki jiwa menguasai. Banyak bakat terpendam pada orang yang sebenarnya bisa dijadikan sesuatu yang mewah, namun mereka tidak tau bagaimana menyalurkan bakatnya tersebut. Contohlah Babab seorang penemu tongsis, babab tidak akan berhasil seperti sekarang jika dia malu untuk menunjukkan suatu karya miliknya, dengan tingkat keberanian yang hebat dia memulai bisnis tersebut dengan mengenalkan karya miliknya pada teman2 yang produknya sekarang dikenal bukan hanya di Indonesia. Juga kita bisa mencontoh Ferdinand Saragih, sosoknya mampu mengerti situasi dan kondisi, ketika banyak orang mencari dia menggunakan peluangnya. Reseller lain juga sama suksesnya, izul yang mampu meraup rupiah dari 3 hingga 4 juta perbulan. Itu semua karena mereka mampu mengerti suasana dan menguasai keberanian. Produk kreatif melalui perkembangan teknologi yang menciptakan ceruk bisnis.

Rabu, 18 Maret 2015

Anak laki-laki lebih kreatif daripada anak perempuan

Anak laki-laki menunjukkan kreativitas yang lebih besar daripada anak perempuan, terutama setelah berlalunya masa kanak-kanak.
-          Benarkah demikian?
-          Mengapa?


Perbedaan otak laki-laki dengan otak perempuan yang membuat pola berpikir berbeda. Cara kerja otak laki-laki dan perempuan memang berbeda. Jika otak kiri lebih berperan dalam cara berpikir perempuan, laki-laki justru lebih mengandalkan otak kanan.
Hormon juga berpengaruh dalam perkembangan otak kiri dan kanan. Kapasitas kemampuan ruang di otak kanan laki-laki lebih besar dibanding perempuan karena produksi hormon testosteron.  Hormon ini juga membuat laki-laki lebih tegap secara fisik
“Hormon testosteron menghalangi pertumbuhan otak kiri laki-laki (otak kiri dipakai untuk komunikasi lisan dan verbal). Jadinya pada laki-laki, otak kanan lebih besar perkembangannya dan kemampuan yang lebih dominan.
Berdasarkan teori ini, terbukti bahwa laki-laki lebih kreatif contohnya : mengutak-atik alat elektronik, kendaraan, bahkan lebih kreatif dalam merancang bangunan dibanding perempuan. Kebalikannya karena pola pikir perempuan lebih didominasi otak kiri, perempuan cenderung lebih cerewet dibanding laki-laki.

Artikel produk kreatif yang sedang populer beserta tanggapan dan kesimpulannya

"Tongsis" Masuk 25 Penemuan Terbaik 2014

KOMPAS.com — Bersama dengan menyebarnya fenomena selfie alias potret diri dengan memakai smartphone, penggunaan tongkat narsis ("tongsis") pun semakin menjamur. Sampai-sampai, majalah Time memasukkan alat yang di Barat disebut sebagai selfie stick ini dalam daftar 25 penemuan terbaik sepanjang 2014.  Tongsis masuk daftar tersebut bersama dengan aneka penemuan lainnya, mulai dari mobil listrik, reaktor fisi nuklir, hingga filter virus ebola.
Menurut Time, sebagaimana dikutip Kompas Tekno, Senin (24/11/2014), tongsis yang berbentuk tongkat panjang dengan alat penggenggam smartphone di ujungnya itu menawarkan nilai lebih untuk para pengguna gadget.
"Selfie stick (yang diproduksi oleh banyak merek) memungkinkan pengguna memosisikan smartphone lebih jauh dari rentang tangan sehingga mendapat angle yang lebih baik," tulis Time, mengutip ucapan analis Gartner, Van Baker.

Tanggapan Fakkar tentang Artikel :
“Selfie stick / Tongsis (tongkat narsis) tentu diciptakan manusia karena kreativitasnya menyambut dunia modern khususnya di bidang elektronik. Seiring dengan pesatnya perkembangan zaman menjadikan manusia semakin pintar terlebih dalam kreativitasnya untuk menciptakan sesuatu yang baru yang belum pernah ada (inovatif),

Kesimpulan :

Setiap manusia memiliki daya keterampilan dan kreativitasnya karena berpikir merupakan pekerjaan otak, hanya saja setiap individu banyak yang tidak mengetahui bakat terselubung yang ada di dalam dirinya, melalui kreativitas kita akan mengetahui apa bakat terselubung yang ada dalam diri kita.


SUMBER: http://tekno.kompas.com/read/2014/11/24/16160077/.Tongsis.Masuk.25.Penemuan.Terbaik.2014

KONSEP KREATIVITAS, OPERASIONAL KREATIVITAS, TEORI-TEORI KREATIVITAS

A.    Konsep Kreativitas
Kreativitas didefinisikan tergantung dari orang memandangnya. Hal ini karena dua alasan, pertama karena kreativitas “konstruk hipotetis” dan yang kedua definisi kreativitas tergantung pada dasar teori yang menjadi acuan pembuat definisi. Berdasarkan penekanannya definisi kreativitas dibedakan ke dalam empat dimensi; person, proses, produk dan press. Rhodes (1961) menyebutnya “the four p’s of creativity”, berdasarkan analisis faktor Guilford menemukan lima sifat yang menjadi ciri kemampuan berpikir kreatif, yaitu: kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), penguraian (elaboration), dan perumusan kembali (redefinition). Selain itu definisi kreativitas juga dibedakan ke dalam definisi konsensual dan konseptual. Definisi konsensual menekankan segi produk kreatif yang dinilai derajat kreativitasnya oleh pengamat yang ahli. Menurut Amabile (1983: 33) mengemukakan bahwa suatu produk atau respons seseorang dikatakan kreatif apabila menurut penilaian orang yang ahli atau pengamat yang mempunyai kewenangan dalam bidang itu bahwa itu kreatif. Dengan demikian, kretaivitas merupakan kualitas suatu produk atau respons yang dinilai kreatif oleh pengamat yang ahli.

Definisi konsensual didasari asumsi-asumsi sebagai berikut:
a) produk kreatif atau respons-respons yang dapat diamati merupakan manifestasi dari puncak kreativitas,
b) kreativitas adalah sesuatu yang dapat dikenali oleh pengamat luar dan mereka dapat sepakat bahwa sesuatu itu adalah produk kreatif,
c) kreativitas berbeda derajatnya, dan para pengamat dapat sampai pada kesepakatan bahwa suatu produk lebih kreatif dari pada yang lainnya.

Definisi ini sering digunakan dalam bidang keilmuan dan kesenian, baik yang menyangkut produk, orang, proses maupun lingkungan tempat orang-orang kreatif mengembangkan kreativitasnya. Definisi konseptual bertolak dari konsep tertentu tentang kreativitas yang dijabarkan ke dalam kriteria tentang apa yang disebut kreatif. Walaupun sama-sama menekankan pada produk, tetapi definisi ini tidak mengandalkan semata-mata pada konsensus pengamat dalam menilai kreativitas, tetapi pada kriteria tertentu.

Menurut Amabile dalam Dedi Supriadi (1994: 9) sesuatu produk dinilai kreatif apabila:
a) produk tersebut bersifat baru, unik, berguna, benar, atau bernilai dilihat dari segi kebutuhan tertentu,
b) lebih bersifat heuristik, yaitu menampilkan metode yang masih belum pernah atau jarang dilakukan oleh orang lain sebelumnya.

Jadi definisi ini lebih didasarkan atas pertimbangan penilai yang biasanya lebih dari satu orang, dalam definisi ini pertimbangan subyektif sangat besar.
Definisi kreativitas yang mewakili definisi konsensual dan definisi konseptual dikemukakan oleh Stein (1967) yaitu “ The creative work is a novel work that is accepted as tenable or useful or satisfying by a group in some point in time”. Dimensi kreativitas menurut definisi ini tercermin pada kriteria kreativitas, yaitu novel, tenable, seful, dan satisfying. Di pihak lain, dimensi konsensual dinyatakan melalui kata-kata that is accepted by a group in some point in time.
Pengertian-pengertian setiap istilah diuraikan sebagai berikut: Kata novel (baru) berarti bahwa suatu produk yang dinilai kreatif bersifat orisional. Meskipun tidak baru, produk tersebut mencerminkan hasil kombinasi baru atau reintegrasi dari hal-hal yang sudah ada, sehingga melahirkan sesuatu yang baru. Kalimat that the creative work in tenable or useful or satisfying mengandung arti bahwa suatu produk kreatif harus berlaku, berguna, dan memuaskan sejauh dinilai oleh orang lain. Ketiga istilah tersebut menekankan bahwa hasil dari proses kreatif haruslah dikomunikasikan kepada orang lain, sehingga produk tersebut mengalami validasi konsensual. Oleh sebab itu, pengakuan orang lain, khususnya para ahli, sangatlah penting.

B.     Definisi Operasional Kreativitas
Kretivitas merupakan : “Kemampuan yang mencerminkan kelancaran, keluwesan (fleksibilitas), dan originalitas dalam berfikir, serta kemampuan untuk mengelaborasi (mengembangkan, memperkayam memperinci suatu gagasan)” .(Munandar SCU, 1077)

C.     Definisi kreativitas menurut Clark
Clark berdasarkan hasil berbagai penelitian tentang spesialisasi belahan otak, mengemukakan :
“Kretivitas merupakan ekspresi tertinggi keterbakatan dan sifatnya terintegrasikan, yaitu sintesa dari semua fungsi dasar manusia yaitu: berfikir, merasa, menginderakan dan intuisi (basic function of thingking, feelings, sensing and intuiting)” (Jung 1961, Clark 1986).

D.    Teori – Teori Kreativitas

1.      Teori Psikoanalisa
Pribadi kretif dipandang sebagai seorang yang pernah mengalami traumatis, yang dihadapi dengan memunculkan gagasan-gagasan yang disadari dan tidak disadari bercampur menjadi pemecahan inovatif dari trauma.
Teori ini terdiri dari:
A.    Teori Freud
Freud menjelaskan proses kretif dari mekanisme pertahanan (defence mechanism). Freud percaya bahwa meskipun kebanyakan mekanisme pertahanan menghambat tindakan kreatif, mekanisme sublimasi justru merupakan penyebab utama kreativitas karena kebutuhan seksual tidak dapat dipenuhi, maka terjadi sublimasi dan merupakan awal imajinasi.
Macam mekanisme pertahanan:
- Represi          - regresi
- Konpensasi   - Proyeksi
- Sublimasi      - Pembentukan reaksi
- Rasionalisasi - Pemindahan
- Identifikasi   - Kompartementalisasi
- Introjeksi

B.        Teori Ernest Kris
Erns Kris (1900-1957) menekankan bahwa mekanisme pertahanan regresi seiring memunculkan tindakan kreatif.
Orang yang kreatif menurut teori ini adalah mereka yang paling mampu “memanggil” bahan dari alam pikiran tidak sadar.
Seorang yang kreatif tidak mengalami hambatan untuk bias “seperti anak” dalam pemikirannya. Mereka dapat  mempertahankan  “sikap bermain” mengenai masala-masalah serius dalam kehidupannya. Dengan demikian mereka m ampu malihat masalah-masalah dengan cara yang segar dan inovatif, mereka melakukan regresi demi bertahannya ego (Regression in The Survive of The Ego)

C.     Teori Carl Jung
Carl Jung (1875-1967) percaya bahwa alam ketidaksadaran (ketidaksadaran kolektif) memainkan peranan yang amat penting dalam pemunculan kreativitas tingkat tinggi. Dari ketidaksadaran kolektif ini timbil penemuan, teori, seni dan karya-karya baru lainnya.
2.      Teori Humanistik
Teori Humanistik melikat kreativitas sebagai hasil dari kesehatan psikologis tingkat tinggi.
Teori Humanistik meliputi:
A.    Teori Maslow
Abraham Maslow (1908-1970) berpendapat manusia mempunyai naluri-naluri dasar yang menjadi nyata sebagai kebutuhan.
Kebutuhan tersebut adalah:
·         Kebutuhan fisik/biologis
·         Kebutuhan akan rasa aman
·         Kebutuhan akan rasa dimiliki (sense of belonging) dan cinta
·         Kebutuhan akan penghagaan dan harga diri
·         Kebutuhan aktualisasi / perwujudan diri
·         Kebutuhan estetik
Kebutuhan-kebutuhan tersebut mempunyai urutan hierarki. Keempat Kebutuhan pertama disebut kebutuhan “deficiency”. Kedua Kebutuhan berikutnya (aktualisasi diri dan estetik atau transendentasi) disebut kebutuhan “being”. Proses perwujudan diri erat kaitannya dengan kreativitas. Bila  bebas dari neurosis, orang yang mewujudkan dirinya mampu memusatkan dirinya pada yang hakiki. Mereka mencapai “peak experience” saat mendapat kilasan ilham (flash of insight)

B.     Teori Rogers
Carl Rogers (1902-1987) tiga kondisi internal dari pribadi yang kreatif, yaitu:
Keterbukaan terhadap pengalaman
Kemampuan untuk menilai situasi patokan pribadi seseorang (internal locus of evaluation)
Kemampuan untuk bereksperimen, untuk “bermain” dengan konsep-konsep.
Apabila seseorang memiliki ketiga cirri ini maka kesehatan psikologis sangat baik. Orang tersebut diatas akan berfungsi sepenuhnya menghasilkan karya-karya kreatif, dan hidup secara kreatif. Ketiga cirri atau kondisi tersebut uga merupakan dorongan dari dalam (internal press) untuk kreasi.

3.      Teori Cziksentmihalyi

®    Ciri pertama yang memudahkan tumbuhnya kreativitas adalah Predisposisi genetis (genetic predispotition). Contoh seorang yang system sensorisnya peka terhadap warna lebih mudah menjadi pelukis, peka terhadap nada lebih mudah menjadi pemusik.
®    Minat pada usia dini pada ranah tertentu
Minat menyebabkan seseorang terlibat secara mendalam terhadap ranah tertentu, sehingga mencapai kemahiran dan keunggulan kreativitas.
®    Akses terhadap suatu bidang
Adanya sarana dan prasarana serta adanya pembina/mentor dalam bidang yang diminati   sangat membantu pengembangan bakat.
®    Access to a field
Kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan teman sejawat + tokoh-tokoh penting dalam bidang yang digeluti, memperoleh informasi yang terakhir, mendapatkan kesempatan bekerja sama dengan pakar-pakar dalam bidang yang diminati sangat penting untuk mendapatkan pengakuan + penghargaan dari orang-orang penting.
®    Orang-orang kreatif ditandai adanya kemampuan mereka yang luar biasa untuk menyesuaikan diri terhadap hampir setiap situasi dan untuk melakukan apa yang perlu untuk mencapai tujuannya.





REFERENSI :

Basuki, Heru. (2005). Kreatifitas, keberbakatan, intelektual dan factor-faktor pendukung dalam pengembangannya. Hal 20-21. Jakarta: Gunadarma.

Dedi Supriadi, (1994), Kreativitas, Kebudayaan & Perkembangan Iptek, Alfabeta, Bandung.

Jumat, 23 Januari 2015

MANUSIA DAN HARAPAN (RANGKUMAN KEL. 10 ILMU BUDAYA DASAR

A.   PENGERTIAN HARAPAN

            Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Misalnya, Budi yang hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang berlebihan tentu menjadi buah tertawaan orang banyak, atau orang itu seperti peribahasa “Si pungguk merindukan bulan”. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan, misalnya Rafiq mengharapkan nilai A dalam ujian yang akan datang, tetapi tidak ada usaha, tidak pemah hadir kuliah. Ia menghadapi ujian dengan santai. Bagaimana Rafiq memperoleh nilai A. luluspun mungkin tidak. Harapan hams berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan. Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan. 
  
B.   APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN ?

       Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang balk fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. Ada dua hal yabg mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup. Dorongan kodrat. Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam din manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, bcrkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua. Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan sebagainya. Seperti halnya orang yang menonton Pertunjukan lawak, mereka ingin tertawa, pelawak juga mengharapkan agar penonton tertawa terbahak-bahak. Apabila penonton tidak tertawa, harapan kedua belah pihak gagal, justru sedihlah mereka. Kodrat juga terdapat pada binatang dan tumbuh-tumbuhan, karena binatang dan tumbuhan perlu makan, berkembang biak dan mati. Yang mirip dengan kodrat manusia ialah kodrat binatang, walau bagaimanapun juga besar sekali perbedaannya. Perbedaan antara kedua mahluk itu, ialah bahwa manusia memiliki budi dan kehendak. Budi ialah akal, kemampuan untuk memilih. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan, sebab bila orang akan memilih, ia harus mengetahui lebih dahulu barang yang dipilihnya. Dengan budinya manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang salah, dan dengan kehendaknya manusia dapat memilih. Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan clan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bersama dengan manusia lain. Dengan kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan. Dorongan kebutuhan hidup. Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bennacani-macant kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besamya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani. Kebutuhan jasmaniah misalnya ; makan, minum, pakaian, rumah. (sandang, pangan, dan papan), ketenangan, hiburan, dan keberhasilan. Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan, kemampuan manusia sangat terbatas, baik kemampuan fisilc/jasmaniah maupun kemampuan betpikimya. Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya







C.Sebab Manusia Mempunyai Harapan?
Menurut kodaratnya, manusia adalah makhluk sosial. Manusia tidak luput dari pergaulan hidup. 
Dua hal yang mendorong manusia bergaul dengan manusia lain yaitu:

1. Dorongan kodrat
Kodrat adalah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan Tuhan. Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan 
atau harapan, misalnya menangis, tertawa, dan sebagainya.

2. Dorongan kebutuhan hidup
Kebutuhan hidup secara garis besar dapat dibedakan menjadi kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani. Kebutuhan jasmani misalnya makan dan minum. Kebutuhan rohani misalnya ketenangan. Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup maka manusia mempunyai harapan. Pada hakikatnya harapan adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.


D. PENGERTIAN DOSA

            Menurut kami Doa adalah sebuah tempat untuk meminta, bersyukur, berkomunikasi kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam berdoa kita memiliki hak istimewa untuk berbicara, memohon, kepada yang Mahakuasa. Hendaknya doa di pelajari dengan baik dan di terapkan dalam sisi kehidupan. Dengan melalui doa berkatNya bisa mengalir pada kita, dan kita dapat memenangkan segala problematika yang sedang kita hadapi.

E. .   KEPERCAYAAN
       Kepercayaan  berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. Ada beberapa kalimat yang dapat kita perhatikan :
Ia tidak percaya pada diri sendiri.
Saya tidak percaya ia berbuat seperti itu, berita itu kurang dapat dipercaya.

       Dengan contoh berbagai kalimat diatas maka dapat ditarik kesimpulan, bahwa dasar kepercayaan itu adalah kebenaran.


F.    KEPERCAYAAN DAN USAHA UNTUK MENINGKATKANNYA
       Kepercayaan berasal dari kata percaya, yang artinya mengakui atau meyakini akan sesuatu hal yang benar. Kepercayaan adalah suatu hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.
        Menurut pandangan dalam bidang logika kebenaran memiliki pengertian yang tidak jauh berbeda yaitu menyesuaikan kesamaan pemahaman antara keputusan dengan objek yang diketahui benar-benar terbukti (kebenaran logis). Kebenaran logis disebut juga kebenaran objektif dan kebenaran etis juga disebut kebenaran subjektif. Jika tidak ada kesamaan pemahaman antara keputusan dan objeknya yang diketahui, maka terdapat dua kemungkinan, yaitu :

Orang yang mengutarakan keputusan keliru
Orang yang mengutarakan keputusan sengaja mengutarakan tidak sesuai dengan realita yang diketahuinya.
         Dasar kepercayaan ialah kebenaran, sumber kebenaran adalah manusia, oleh karena itu kepercayaan terdiri atas :
Kepercayaan pada diri sendiri, yaitu kepercayaan yang harus kita tanamkan pada setiap pribadi manusia. Hakekatnya kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kepercayaan kepada orang lain, yaitu percaya pada kata hatinya yang berbentuk perbuatan kebenaran kepada orang lain. Misalnya, pada orang tua, saudara, teman, dan siapa saja.
Kepercayaan kepada pemerintah.
Kepercayaan pada Tuhan, yaitu meyakini bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan dan manusia harus bertakwa pada Tuhan-nya. Salah satu cara bertakwa adalah mengukuhkan imannya bahwa Tuhan merupakan zat yang merupakan kebenaran mutlak.
Jadi kesimpulan yang kami dapatkan adalah kepercayaan merupakan satu keyakinan pada sesuatu hingga mengakibatkan penyembahan, sama ada kepada Tuhan, roh atau lainnya.



Kesimpulan :
Setiap manusia memiliki harapan. Harapan tersebut tergantung dari kondisinya (bisa kondisi ekonomi, tingkat pendidikan). Untuk mencapai harapan tersebut, manusia harus berusaha secara sungguh-sungguh, yaitu dengan berdoa dan berusaha, karena doa dan usaha merupakan sarana untuk mencapai harapan.



MANUSIA DAN KEGELISAHAN (RANGKUMAN KEL.9 ILMU BUDAYA DASAR)


  
A.    Kegelisahan

Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir,tidak tenang, tidak sabar, cemas. Tidak lain dari semua itu adalah reaksi natural psikologis dan phisiologis akibat ketegangan saraf dan kondisi-kondisi kritis atau tidak menyenangkan. Padamasing-masing orang terdapat reaksi yang berbeda dengan yang lain, tergantung faktor-faktornya, dan itu wajar. Adapun bahwa manusia selalu merasa gelisah hingga membuatnyamengeluarkan keringat dingin, jantungnya berdetak sangat kencang, tekanan darahnya naik padakondisi. Serta dapat juga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidaktentram hati maupun perbuatannya, merasa kwatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidaksabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahanhanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku ataugerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Kegelisahan merupakansalah satu ekspresikecemasan. Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan,kekhawatiran ataupun ketakutan

 Macam-macam kegelisahan :

1.      Kegelisahan negatifKegelisahan yang berlebih-lebihan/yang melewati batas, yaitu kegelisahan yang berhenti pada titik merasakan kelemahan, di mana orang yang mengalaminya sama sekali tidak bisa melakukan perubahan positif atau langkah-langkah konkret untuk berubah atau mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu kegelisahan dalam „menanti nanti‟ sesuatu yang tidak jelas atau tidak ada.
2.      Kegelisahan positifKegelisahan dalam arti yang baik digunakan sebagai kesadaran yang dapat menjadi spiritdalam memecahkan banyak permasalahan, sebagai tanda peringatan, kehati-hatian dankewaspadaan terhadap bahaya-bahaya atau hal-hal yang datang secara tak terduga. Ia juga merupakan kekuatan dalam menghadapi kondisi-kondisi baru dan dapat membantudalam beradaptasi.Singkatnya, ia merupakan faktor penting yang dibutuhkan manusia. Sedangkan “kegelisahan negatif” jelas sangat membahayakan, seperti gula pada darah; ketikaketinggian kadarnya membahayakan kesehatan manusia.

B.     Sebab-Sebab Orang Gelisah

Seseorang merasakan kegelisahan biasanya karena merasa tidak bisa melakukan sesuatu yangakan dikerjakannya pada masadepan. Misalnya, gelisah karena takut tidak mendapat kerjaan,atau bisa juga gelisah karena merasa tidak bisa mengerjakan tugas dari kampus dan kantornya.Rasa gelisah timbul ketika pikiran kita sudah dimasuki rasa negatif yg begitu tinggi akan sesuatu,sehingga rasa percaya diri akan hilang.Intinya,gelisah itu timbul karena kita merasa takut tidak bisa mengerjakan kewajiban kitasehingga takut pula untuk kehilangan haknya.Contoh:Bila ada suatu tanda bahaya (bahaya banjir, gunung meletus, atau perampokan) orang tentu akangelisah. Hal ini disebabkan karena bahaya itu mengancam akan hilangnya beberapa hak orangsekaligus, misalnya hak hidup, hak milik, hak memperoleh perlindungan, hak kemerdekaan hidup, dan mungkin hak nama baik.




C.    Usaha-usaha mengatasi kegelisahan

Pada dasarnya, semua itu bergantung pada diri kita sendiri. Kita harus bisa memerangi ketakutanitu agar kita bisa tenang dan bisa menghilangkan rasa gelisah tersebut. Isikan pikiran kita dengan hal – hal positif yang dapat memberikan kita sugesti bahwa kita akan mampu melakukankewajiban dan mendapatkan hak kita.Cara mengatasinya :

Pertama-tama, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikirtenang, sehingga kesulitan dapat kita atasi.

Kedua, cara terbaik menyelesaikan masalah adalah dengan mencari akar masalah. Sehinggakegelisahan tidak mendatangkan banyak masalah.

ketiga,  bisa dengan jalan intropeksi, misalakibat yang paling buruk yang manakah yang akan kita tanggungakibat yang paling buruka pakah yang akan terjadimengapa hal itu terjadi ?Apa sebabnya hal itu terjadiintropeksi diri sangat diperlukan untuk membantu menghilangkan perasaan gelisah. Denganadanya intropeksi diri seseorang akan mulai berfikir apa penyebab kegelisahannya dan bagaimana cara menyelesaikan permasalahannya tanpa harus merasa gelisah.

Keempat, Konsultasi.Bisa dengan cara konsultasi kepada teman atau kepada seorang psikolog untuk memberikanarahan dan saran untuk menyelesaikan ketidak pastiannya.

Kelima, Berfikir logis.Berpikir yang logis dapat memudahkan dalam menemukan keputusan.

Keenam, Berserah diri kepada Tuhan.Apapun yang membuat kita gelisah, apabila kita memasrahkan diri kepada tuhan kemungkinantuhan akan memberikan jalan keluar dari kegelisahan yang kita alami.

D.    Keterasingan

Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal,sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan,terpisahkan dari yang lain, atau terpencil. Jadi kata terasing berarti hal-hal yang berkenaandengan tersisihkan dari pegaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. Keterasingan adalah bagian hidup manusia. Sebentar atau lama, orang pernah mengalami hidup dalam keterasingansudah tentu dengan sebab dan kadar yang berbeda satu sama lain. Yang menyebabkan orang berada dalam keterasingan ialah perilakunya yang tidak dapat diterima atau tidak dapatdibenarkan oleh masyarakat, atau kekurangan yang ada pada diri seseorang, sehingga ia tidakdapat atau sulit menyesuaikan diri dalam masyarakat.





 Keterasingan disebabkan oleh dua faktor, yaitu :

- Faktor intern, atau fakor yang berasal dari dalam diri sendiri seperti merasa berbeda denganorang lain, rendah diri dan bersikap apatis dengan lingkungan

.- Faktor ekstern, yaitu faktor yang berasal dari luar diri. Faktor ini pun biasanya bersumber padafaktor yang pertama.

E.     Kesepian

Definisi umum dari kesepian adalah „sendirian‟, tidak ada yang menemani (alone).
 Sebenarnya, kesepian bukan sekedar kondisi „sendiri‟, tapi lebih condong ke „rasa‟. Perasaan kosong, sendiri,tidak diinginkan. Orang yang kesepian merasa „rindu‟ untuk berinteraksi dengan orang lain. Jadi kesepian (loneliness)  itu berbeda dengan kesendirian(being alone).
 Seseorang bisa saja memilihuntuk (hidup) sendiri tanpa banyak kontak dengan orang lain dan bahagia dengan kondisikesendiriannya itu. Atau ada juga orang yang punya banyak teman, punya pasangan, punyakeluarga, namun tetap merasa kesepian.


 Penyebab kesepian :

Menurut riset yang dilakukan John Cacioppo, psikolog dari University of Chicago, kesepian berhubungan erat dengan genetik. Suatu survei tentang kesepian pada anak kembar,menunjukkan bahwa anak kembar cenderung kurang merasa kesepian dari yang tidak memilikisaudara kembar. Selain itu, kondisi lingkungan dan perubahan situasi seperti pindah ke kota lain,kematian pasangan hidup, perceraian, anak-anak yang telah dewasa dan meninggalkan rumah,dapat menjadi dasar timbulnya kesepian.Orang yang kurang percaya diri sering menganggap dirinya tidak layak untuk mendapat perhatian orang lain dan cenderung menjadi minder. Situasi ini akan menjadikannya terisolasidari pergaulan dan lama kelamaan menjadi (kesepian) kronis.Tingkat kesepian yang tinggi diasosiasikan dengan kondisi fisik seseorang, tinggal sendiri, jejaring pergaulan yang terbatas dan kualitas relasi kuang baik. Kelompok individu yangmemiliki penghasilan serta tingkat pendidikan yang lebih tinggi, yang menikah atau memiliki pasangan, cenderung jauh dari kesepian. Bukan banyak atau tidaknya jumlah teman yang dapatmenghalau kesepian, tapi kualitas relasi dengan orang lain. Jadi meskipun teman hanyasegelintir, namun akrab dan solid, kita cenderung jauh dari kesepian karena selalu ada temanyang dapat diajak ngobrol atau melakukan aktivitas bersama.


Sebab lain yang akan menimbulkan perasaan kesepian adalah :

Terpaku pada kenangan lamaOrang yang meninggalkan anda tidak akan kembali, maka dari itu kita harus menata hidupkembali. Kenangan itu tidak harus dilupakan, namun juga tidak boleh menjadikan kita berhentimenjalani hidup. Karena kita masih hidup, maka kita harus terus menjalani hidup.Penyesalan yang berkepanjanganPernah suatu ketika seseorang mengalami masa-masa keemasan dalam hidup, apakah itukecemerlangan karier atau masa indah percintaan. Sebaiknya adalah tidak tergilas dengan semuaitu dan tetap hidup dalam ingatan anda. Penyesalan itu boleh terjadi sebagai bahan instropeksidiri untuk tidak mengulangi lagi kesalahan yang sama, namun anda tidak boleh menjadi orangyang picik.


 Dampak Kesepian

Beberapa studi menunjukkan adanya kaitan antara kesepian dan isolasi dari kehidupan sosialdengan beragam macam penyakit fisik, dari kanker, penyakit jantung, peradangan hinggagangguan daya tahan tubuh. Kesepian membuat level cortisol dan tekanan darah menjadi kacaudan memicu reaksi berlebihan yang menimbulkan stres.

John Cacioppo juga mengatakan bahwa orang dewasa yang kesepian cenderung mengkonsumsialkohol lebih banyak, kurang berolahraga, kualitas tidur kurang baik, mudah merasa lelah, lebihsering makan makanan tinggi lemak serta mengalami penuaan dini
(premature aging).

Dampak negatif kesepian akan lebih besar pada anak-anak remaja dibandingkan dengan yang paruh baya. Itu sebabnya mengapa sering kita jumpai remaja yang merasa down dan bahkandepresi ketika mereka tersisihkan dari kelompoknya, karena tidak ada yang mau satu grupdengannya jika ada tugas kelompok dari guru, tidak diajak hang out di mal atau tidak diundangke acara-acara tertentu. Seorang ibu muda yang harus bed rest beberapa minggu karenakehamilannya yang rentan, bisa juga dilanda kesepian, terlebih jika sebelumnya ia adalah wanitakarir yang super sibuk. Jika kesepian tidak ditangani, tentu akan mengganggu kondisi fisik dan psikologis sang ibu.


F.     Usaha-Usaha Mengatasi Ketidakpastian

Orang yang tidak dapat berpikir dengan baik, atau kacau pikirannya ada bermacam-macam penyebabnya.Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung kepada mental si penderita.Andai kata penyebab sudah diketahui, kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Bila hal itu terjadi,maka jalan yang paling baik bagi penderita ialah diajak atau pergi sendiri ke psikolog.Bila penyebabnya itu jelas, misalnya rindu, obatnya mudah, yaitu dipertemukan dengan orangyang dirindukan. Phobia atau jenis takut bisa dilatih dari sedikit, sehingga tidak takutlagi. Orang takut ular, takut ulat yang berbulu, dapat disembuhkan karena dibiasakan dengan benda-benda tersebut.Orang yang bersikap sombong atau angkuh bila mengalami musibah, baru berkurangkesombongannya, tetapi mungkin tidak. Andai kata mereka sadar, kesembuhan itu adalah karena pengalaman. Jadi yang menyembuhkan masyarakat sekitamya dan dirinya sendiri.




KESIMPULAN

Manusia dan kegelisahan merupakan suatu hal yang sangat berkaitan erat. Kegelisahan, selalumerasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, dan cemas. Merupakan perasaan seseorang yangsedang merasakan kegelisahan. Biasanya karena merasa tidak bisa melakukan sesuatu yang akandikerjakannya pada masa depan. Usaha untuk menghilangkan kegelisahan semua itu bergantung pada diri kita sendiri.

Kita harus bisa memerangi ketakutan itu agar kita bisa tenang dan bisamenghilangkan rasa gelisah tersebut. Selain kegelisahan, terdapat juga beberapa kondisi yangsudah sangat sering kita rasakan, yaitu perasaan ketika kita merasa keterasingan, kesepian, danketidakpastian. Keterasingan itu sendiri ialah kondisi dimana seseorang merasa terpisahkan ataumerasa terpencil baik itu dalam pergaulan, keluarga, dll. Sedangkan kesepian adalah suatu bentuk perasaan yang merasa diri kita selalu merasa kosong walaupun terdapat banyak temanatau keluarga yang menemani disisi orang tersebut. Terdapat juga kondisi di mana kitamerasakan ketidakpastian, yaitu kondisi dimana seseorang merasa tidak menentu tanpa arahanyang jelas. Hal ini disebabkan karena pikirannya yang sedang tidak dalam konsentrasi penuh,sehingga ketidakpastian pun terjadi. Kondisi-kondisi tersebut, dapat di ringankan dengan mengisi pikiran kita dengan hal-hal yang positif, sehingga dapat memberikan kita sugesti yang baikterhadap diri kita sendiri. Dengan demikian, persaan-perasaan tersebut akan berkurang sedikitdemi sedikit hingga akhirnya kita tidak merasakan kondisi seperti itu lagI.