Anak
laki-laki menunjukkan kreativitas yang lebih besar daripada anak perempuan,
terutama setelah berlalunya masa kanak-kanak.
-
Benarkah demikian?
-
Mengapa?
Perbedaan otak laki-laki dengan otak perempuan yang
membuat pola berpikir berbeda. Cara kerja otak laki-laki dan perempuan memang berbeda.
Jika otak kiri lebih berperan dalam cara berpikir perempuan, laki-laki justru
lebih mengandalkan otak kanan.
Hormon juga berpengaruh dalam perkembangan otak kiri dan kanan. Kapasitas kemampuan ruang di otak kanan laki-laki lebih besar dibanding perempuan karena produksi hormon testosteron. Hormon ini juga membuat laki-laki lebih tegap secara fisik
“Hormon testosteron menghalangi pertumbuhan otak kiri laki-laki (otak kiri dipakai untuk komunikasi lisan dan verbal). Jadinya pada laki-laki, otak kanan lebih besar perkembangannya dan kemampuan yang lebih dominan.
Berdasarkan teori ini, terbukti bahwa laki-laki lebih kreatif contohnya : mengutak-atik alat elektronik, kendaraan, bahkan lebih kreatif dalam merancang bangunan dibanding perempuan. Kebalikannya karena pola pikir perempuan lebih didominasi otak kiri, perempuan cenderung lebih cerewet dibanding laki-laki.
Hormon juga berpengaruh dalam perkembangan otak kiri dan kanan. Kapasitas kemampuan ruang di otak kanan laki-laki lebih besar dibanding perempuan karena produksi hormon testosteron. Hormon ini juga membuat laki-laki lebih tegap secara fisik
“Hormon testosteron menghalangi pertumbuhan otak kiri laki-laki (otak kiri dipakai untuk komunikasi lisan dan verbal). Jadinya pada laki-laki, otak kanan lebih besar perkembangannya dan kemampuan yang lebih dominan.
Berdasarkan teori ini, terbukti bahwa laki-laki lebih kreatif contohnya : mengutak-atik alat elektronik, kendaraan, bahkan lebih kreatif dalam merancang bangunan dibanding perempuan. Kebalikannya karena pola pikir perempuan lebih didominasi otak kiri, perempuan cenderung lebih cerewet dibanding laki-laki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar