Jumat, 23 Januari 2015

MANUSIA DAN HARAPAN (RANGKUMAN KEL. 10 ILMU BUDAYA DASAR

A.   PENGERTIAN HARAPAN

            Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Misalnya, Budi yang hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang berlebihan tentu menjadi buah tertawaan orang banyak, atau orang itu seperti peribahasa “Si pungguk merindukan bulan”. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan, misalnya Rafiq mengharapkan nilai A dalam ujian yang akan datang, tetapi tidak ada usaha, tidak pemah hadir kuliah. Ia menghadapi ujian dengan santai. Bagaimana Rafiq memperoleh nilai A. luluspun mungkin tidak. Harapan hams berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan. Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan. 
  
B.   APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN ?

       Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang balk fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. Ada dua hal yabg mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup. Dorongan kodrat. Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam din manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, bcrkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua. Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan sebagainya. Seperti halnya orang yang menonton Pertunjukan lawak, mereka ingin tertawa, pelawak juga mengharapkan agar penonton tertawa terbahak-bahak. Apabila penonton tidak tertawa, harapan kedua belah pihak gagal, justru sedihlah mereka. Kodrat juga terdapat pada binatang dan tumbuh-tumbuhan, karena binatang dan tumbuhan perlu makan, berkembang biak dan mati. Yang mirip dengan kodrat manusia ialah kodrat binatang, walau bagaimanapun juga besar sekali perbedaannya. Perbedaan antara kedua mahluk itu, ialah bahwa manusia memiliki budi dan kehendak. Budi ialah akal, kemampuan untuk memilih. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan, sebab bila orang akan memilih, ia harus mengetahui lebih dahulu barang yang dipilihnya. Dengan budinya manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang salah, dan dengan kehendaknya manusia dapat memilih. Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan clan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bersama dengan manusia lain. Dengan kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan. Dorongan kebutuhan hidup. Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bennacani-macant kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besamya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani. Kebutuhan jasmaniah misalnya ; makan, minum, pakaian, rumah. (sandang, pangan, dan papan), ketenangan, hiburan, dan keberhasilan. Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan, kemampuan manusia sangat terbatas, baik kemampuan fisilc/jasmaniah maupun kemampuan betpikimya. Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya







C.Sebab Manusia Mempunyai Harapan?
Menurut kodaratnya, manusia adalah makhluk sosial. Manusia tidak luput dari pergaulan hidup. 
Dua hal yang mendorong manusia bergaul dengan manusia lain yaitu:

1. Dorongan kodrat
Kodrat adalah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan Tuhan. Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan 
atau harapan, misalnya menangis, tertawa, dan sebagainya.

2. Dorongan kebutuhan hidup
Kebutuhan hidup secara garis besar dapat dibedakan menjadi kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani. Kebutuhan jasmani misalnya makan dan minum. Kebutuhan rohani misalnya ketenangan. Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup maka manusia mempunyai harapan. Pada hakikatnya harapan adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.


D. PENGERTIAN DOSA

            Menurut kami Doa adalah sebuah tempat untuk meminta, bersyukur, berkomunikasi kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam berdoa kita memiliki hak istimewa untuk berbicara, memohon, kepada yang Mahakuasa. Hendaknya doa di pelajari dengan baik dan di terapkan dalam sisi kehidupan. Dengan melalui doa berkatNya bisa mengalir pada kita, dan kita dapat memenangkan segala problematika yang sedang kita hadapi.

E. .   KEPERCAYAAN
       Kepercayaan  berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. Ada beberapa kalimat yang dapat kita perhatikan :
Ia tidak percaya pada diri sendiri.
Saya tidak percaya ia berbuat seperti itu, berita itu kurang dapat dipercaya.

       Dengan contoh berbagai kalimat diatas maka dapat ditarik kesimpulan, bahwa dasar kepercayaan itu adalah kebenaran.


F.    KEPERCAYAAN DAN USAHA UNTUK MENINGKATKANNYA
       Kepercayaan berasal dari kata percaya, yang artinya mengakui atau meyakini akan sesuatu hal yang benar. Kepercayaan adalah suatu hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.
        Menurut pandangan dalam bidang logika kebenaran memiliki pengertian yang tidak jauh berbeda yaitu menyesuaikan kesamaan pemahaman antara keputusan dengan objek yang diketahui benar-benar terbukti (kebenaran logis). Kebenaran logis disebut juga kebenaran objektif dan kebenaran etis juga disebut kebenaran subjektif. Jika tidak ada kesamaan pemahaman antara keputusan dan objeknya yang diketahui, maka terdapat dua kemungkinan, yaitu :

Orang yang mengutarakan keputusan keliru
Orang yang mengutarakan keputusan sengaja mengutarakan tidak sesuai dengan realita yang diketahuinya.
         Dasar kepercayaan ialah kebenaran, sumber kebenaran adalah manusia, oleh karena itu kepercayaan terdiri atas :
Kepercayaan pada diri sendiri, yaitu kepercayaan yang harus kita tanamkan pada setiap pribadi manusia. Hakekatnya kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kepercayaan kepada orang lain, yaitu percaya pada kata hatinya yang berbentuk perbuatan kebenaran kepada orang lain. Misalnya, pada orang tua, saudara, teman, dan siapa saja.
Kepercayaan kepada pemerintah.
Kepercayaan pada Tuhan, yaitu meyakini bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan dan manusia harus bertakwa pada Tuhan-nya. Salah satu cara bertakwa adalah mengukuhkan imannya bahwa Tuhan merupakan zat yang merupakan kebenaran mutlak.
Jadi kesimpulan yang kami dapatkan adalah kepercayaan merupakan satu keyakinan pada sesuatu hingga mengakibatkan penyembahan, sama ada kepada Tuhan, roh atau lainnya.



Kesimpulan :
Setiap manusia memiliki harapan. Harapan tersebut tergantung dari kondisinya (bisa kondisi ekonomi, tingkat pendidikan). Untuk mencapai harapan tersebut, manusia harus berusaha secara sungguh-sungguh, yaitu dengan berdoa dan berusaha, karena doa dan usaha merupakan sarana untuk mencapai harapan.



MANUSIA DAN KEGELISAHAN (RANGKUMAN KEL.9 ILMU BUDAYA DASAR)


  
A.    Kegelisahan

Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir,tidak tenang, tidak sabar, cemas. Tidak lain dari semua itu adalah reaksi natural psikologis dan phisiologis akibat ketegangan saraf dan kondisi-kondisi kritis atau tidak menyenangkan. Padamasing-masing orang terdapat reaksi yang berbeda dengan yang lain, tergantung faktor-faktornya, dan itu wajar. Adapun bahwa manusia selalu merasa gelisah hingga membuatnyamengeluarkan keringat dingin, jantungnya berdetak sangat kencang, tekanan darahnya naik padakondisi. Serta dapat juga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidaktentram hati maupun perbuatannya, merasa kwatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidaksabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahanhanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku ataugerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Kegelisahan merupakansalah satu ekspresikecemasan. Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan,kekhawatiran ataupun ketakutan

 Macam-macam kegelisahan :

1.      Kegelisahan negatifKegelisahan yang berlebih-lebihan/yang melewati batas, yaitu kegelisahan yang berhenti pada titik merasakan kelemahan, di mana orang yang mengalaminya sama sekali tidak bisa melakukan perubahan positif atau langkah-langkah konkret untuk berubah atau mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu kegelisahan dalam „menanti nanti‟ sesuatu yang tidak jelas atau tidak ada.
2.      Kegelisahan positifKegelisahan dalam arti yang baik digunakan sebagai kesadaran yang dapat menjadi spiritdalam memecahkan banyak permasalahan, sebagai tanda peringatan, kehati-hatian dankewaspadaan terhadap bahaya-bahaya atau hal-hal yang datang secara tak terduga. Ia juga merupakan kekuatan dalam menghadapi kondisi-kondisi baru dan dapat membantudalam beradaptasi.Singkatnya, ia merupakan faktor penting yang dibutuhkan manusia. Sedangkan “kegelisahan negatif” jelas sangat membahayakan, seperti gula pada darah; ketikaketinggian kadarnya membahayakan kesehatan manusia.

B.     Sebab-Sebab Orang Gelisah

Seseorang merasakan kegelisahan biasanya karena merasa tidak bisa melakukan sesuatu yangakan dikerjakannya pada masadepan. Misalnya, gelisah karena takut tidak mendapat kerjaan,atau bisa juga gelisah karena merasa tidak bisa mengerjakan tugas dari kampus dan kantornya.Rasa gelisah timbul ketika pikiran kita sudah dimasuki rasa negatif yg begitu tinggi akan sesuatu,sehingga rasa percaya diri akan hilang.Intinya,gelisah itu timbul karena kita merasa takut tidak bisa mengerjakan kewajiban kitasehingga takut pula untuk kehilangan haknya.Contoh:Bila ada suatu tanda bahaya (bahaya banjir, gunung meletus, atau perampokan) orang tentu akangelisah. Hal ini disebabkan karena bahaya itu mengancam akan hilangnya beberapa hak orangsekaligus, misalnya hak hidup, hak milik, hak memperoleh perlindungan, hak kemerdekaan hidup, dan mungkin hak nama baik.




C.    Usaha-usaha mengatasi kegelisahan

Pada dasarnya, semua itu bergantung pada diri kita sendiri. Kita harus bisa memerangi ketakutanitu agar kita bisa tenang dan bisa menghilangkan rasa gelisah tersebut. Isikan pikiran kita dengan hal – hal positif yang dapat memberikan kita sugesti bahwa kita akan mampu melakukankewajiban dan mendapatkan hak kita.Cara mengatasinya :

Pertama-tama, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikirtenang, sehingga kesulitan dapat kita atasi.

Kedua, cara terbaik menyelesaikan masalah adalah dengan mencari akar masalah. Sehinggakegelisahan tidak mendatangkan banyak masalah.

ketiga,  bisa dengan jalan intropeksi, misalakibat yang paling buruk yang manakah yang akan kita tanggungakibat yang paling buruka pakah yang akan terjadimengapa hal itu terjadi ?Apa sebabnya hal itu terjadiintropeksi diri sangat diperlukan untuk membantu menghilangkan perasaan gelisah. Denganadanya intropeksi diri seseorang akan mulai berfikir apa penyebab kegelisahannya dan bagaimana cara menyelesaikan permasalahannya tanpa harus merasa gelisah.

Keempat, Konsultasi.Bisa dengan cara konsultasi kepada teman atau kepada seorang psikolog untuk memberikanarahan dan saran untuk menyelesaikan ketidak pastiannya.

Kelima, Berfikir logis.Berpikir yang logis dapat memudahkan dalam menemukan keputusan.

Keenam, Berserah diri kepada Tuhan.Apapun yang membuat kita gelisah, apabila kita memasrahkan diri kepada tuhan kemungkinantuhan akan memberikan jalan keluar dari kegelisahan yang kita alami.

D.    Keterasingan

Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal,sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan,terpisahkan dari yang lain, atau terpencil. Jadi kata terasing berarti hal-hal yang berkenaandengan tersisihkan dari pegaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. Keterasingan adalah bagian hidup manusia. Sebentar atau lama, orang pernah mengalami hidup dalam keterasingansudah tentu dengan sebab dan kadar yang berbeda satu sama lain. Yang menyebabkan orang berada dalam keterasingan ialah perilakunya yang tidak dapat diterima atau tidak dapatdibenarkan oleh masyarakat, atau kekurangan yang ada pada diri seseorang, sehingga ia tidakdapat atau sulit menyesuaikan diri dalam masyarakat.





 Keterasingan disebabkan oleh dua faktor, yaitu :

- Faktor intern, atau fakor yang berasal dari dalam diri sendiri seperti merasa berbeda denganorang lain, rendah diri dan bersikap apatis dengan lingkungan

.- Faktor ekstern, yaitu faktor yang berasal dari luar diri. Faktor ini pun biasanya bersumber padafaktor yang pertama.

E.     Kesepian

Definisi umum dari kesepian adalah „sendirian‟, tidak ada yang menemani (alone).
 Sebenarnya, kesepian bukan sekedar kondisi „sendiri‟, tapi lebih condong ke „rasa‟. Perasaan kosong, sendiri,tidak diinginkan. Orang yang kesepian merasa „rindu‟ untuk berinteraksi dengan orang lain. Jadi kesepian (loneliness)  itu berbeda dengan kesendirian(being alone).
 Seseorang bisa saja memilihuntuk (hidup) sendiri tanpa banyak kontak dengan orang lain dan bahagia dengan kondisikesendiriannya itu. Atau ada juga orang yang punya banyak teman, punya pasangan, punyakeluarga, namun tetap merasa kesepian.


 Penyebab kesepian :

Menurut riset yang dilakukan John Cacioppo, psikolog dari University of Chicago, kesepian berhubungan erat dengan genetik. Suatu survei tentang kesepian pada anak kembar,menunjukkan bahwa anak kembar cenderung kurang merasa kesepian dari yang tidak memilikisaudara kembar. Selain itu, kondisi lingkungan dan perubahan situasi seperti pindah ke kota lain,kematian pasangan hidup, perceraian, anak-anak yang telah dewasa dan meninggalkan rumah,dapat menjadi dasar timbulnya kesepian.Orang yang kurang percaya diri sering menganggap dirinya tidak layak untuk mendapat perhatian orang lain dan cenderung menjadi minder. Situasi ini akan menjadikannya terisolasidari pergaulan dan lama kelamaan menjadi (kesepian) kronis.Tingkat kesepian yang tinggi diasosiasikan dengan kondisi fisik seseorang, tinggal sendiri, jejaring pergaulan yang terbatas dan kualitas relasi kuang baik. Kelompok individu yangmemiliki penghasilan serta tingkat pendidikan yang lebih tinggi, yang menikah atau memiliki pasangan, cenderung jauh dari kesepian. Bukan banyak atau tidaknya jumlah teman yang dapatmenghalau kesepian, tapi kualitas relasi dengan orang lain. Jadi meskipun teman hanyasegelintir, namun akrab dan solid, kita cenderung jauh dari kesepian karena selalu ada temanyang dapat diajak ngobrol atau melakukan aktivitas bersama.


Sebab lain yang akan menimbulkan perasaan kesepian adalah :

Terpaku pada kenangan lamaOrang yang meninggalkan anda tidak akan kembali, maka dari itu kita harus menata hidupkembali. Kenangan itu tidak harus dilupakan, namun juga tidak boleh menjadikan kita berhentimenjalani hidup. Karena kita masih hidup, maka kita harus terus menjalani hidup.Penyesalan yang berkepanjanganPernah suatu ketika seseorang mengalami masa-masa keemasan dalam hidup, apakah itukecemerlangan karier atau masa indah percintaan. Sebaiknya adalah tidak tergilas dengan semuaitu dan tetap hidup dalam ingatan anda. Penyesalan itu boleh terjadi sebagai bahan instropeksidiri untuk tidak mengulangi lagi kesalahan yang sama, namun anda tidak boleh menjadi orangyang picik.


 Dampak Kesepian

Beberapa studi menunjukkan adanya kaitan antara kesepian dan isolasi dari kehidupan sosialdengan beragam macam penyakit fisik, dari kanker, penyakit jantung, peradangan hinggagangguan daya tahan tubuh. Kesepian membuat level cortisol dan tekanan darah menjadi kacaudan memicu reaksi berlebihan yang menimbulkan stres.

John Cacioppo juga mengatakan bahwa orang dewasa yang kesepian cenderung mengkonsumsialkohol lebih banyak, kurang berolahraga, kualitas tidur kurang baik, mudah merasa lelah, lebihsering makan makanan tinggi lemak serta mengalami penuaan dini
(premature aging).

Dampak negatif kesepian akan lebih besar pada anak-anak remaja dibandingkan dengan yang paruh baya. Itu sebabnya mengapa sering kita jumpai remaja yang merasa down dan bahkandepresi ketika mereka tersisihkan dari kelompoknya, karena tidak ada yang mau satu grupdengannya jika ada tugas kelompok dari guru, tidak diajak hang out di mal atau tidak diundangke acara-acara tertentu. Seorang ibu muda yang harus bed rest beberapa minggu karenakehamilannya yang rentan, bisa juga dilanda kesepian, terlebih jika sebelumnya ia adalah wanitakarir yang super sibuk. Jika kesepian tidak ditangani, tentu akan mengganggu kondisi fisik dan psikologis sang ibu.


F.     Usaha-Usaha Mengatasi Ketidakpastian

Orang yang tidak dapat berpikir dengan baik, atau kacau pikirannya ada bermacam-macam penyebabnya.Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung kepada mental si penderita.Andai kata penyebab sudah diketahui, kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Bila hal itu terjadi,maka jalan yang paling baik bagi penderita ialah diajak atau pergi sendiri ke psikolog.Bila penyebabnya itu jelas, misalnya rindu, obatnya mudah, yaitu dipertemukan dengan orangyang dirindukan. Phobia atau jenis takut bisa dilatih dari sedikit, sehingga tidak takutlagi. Orang takut ular, takut ulat yang berbulu, dapat disembuhkan karena dibiasakan dengan benda-benda tersebut.Orang yang bersikap sombong atau angkuh bila mengalami musibah, baru berkurangkesombongannya, tetapi mungkin tidak. Andai kata mereka sadar, kesembuhan itu adalah karena pengalaman. Jadi yang menyembuhkan masyarakat sekitamya dan dirinya sendiri.




KESIMPULAN

Manusia dan kegelisahan merupakan suatu hal yang sangat berkaitan erat. Kegelisahan, selalumerasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, dan cemas. Merupakan perasaan seseorang yangsedang merasakan kegelisahan. Biasanya karena merasa tidak bisa melakukan sesuatu yang akandikerjakannya pada masa depan. Usaha untuk menghilangkan kegelisahan semua itu bergantung pada diri kita sendiri.

Kita harus bisa memerangi ketakutan itu agar kita bisa tenang dan bisamenghilangkan rasa gelisah tersebut. Selain kegelisahan, terdapat juga beberapa kondisi yangsudah sangat sering kita rasakan, yaitu perasaan ketika kita merasa keterasingan, kesepian, danketidakpastian. Keterasingan itu sendiri ialah kondisi dimana seseorang merasa terpisahkan ataumerasa terpencil baik itu dalam pergaulan, keluarga, dll. Sedangkan kesepian adalah suatu bentuk perasaan yang merasa diri kita selalu merasa kosong walaupun terdapat banyak temanatau keluarga yang menemani disisi orang tersebut. Terdapat juga kondisi di mana kitamerasakan ketidakpastian, yaitu kondisi dimana seseorang merasa tidak menentu tanpa arahanyang jelas. Hal ini disebabkan karena pikirannya yang sedang tidak dalam konsentrasi penuh,sehingga ketidakpastian pun terjadi. Kondisi-kondisi tersebut, dapat di ringankan dengan mengisi pikiran kita dengan hal-hal yang positif, sehingga dapat memberikan kita sugesti yang baikterhadap diri kita sendiri. Dengan demikian, persaan-perasaan tersebut akan berkurang sedikitdemi sedikit hingga akhirnya kita tidak merasakan kondisi seperti itu lagI.

Jumat, 16 Januari 2015

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB (KEL 8, Rangkuman IBD)

1. PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB

Tanggung jawab menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. sehingga bertanggung jwab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab atau menggung akibatnya.

Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.

2. MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB

Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadai. Bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah kemanusiaan megenai dirinya sendiri.

Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupajna masyarakat kecil. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya.

Tanggung jawab terhadap masyarakat
Manusia adalah makhluk sosial, dari pernyataan tersebut bisa dikatakan bahwa manusia saling membutuhkan satu dengan yang lain.

Tanggung jawab kepada bangsa atau Negara
Setiap orang yang lahir dan tinggal tetap disuatu negara disebut warga negara. Sebagia warga negara seseorang individu mempunyai tanggung jawab atas bangsa dan negaranya.

Tanggung jawab terhadap tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap tuhan.sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukum-hukuman tuahn yang ditungkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama.


3. PENGABDIAN DAN PENGORBANAN

Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran , pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang , hormat atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan.

Pengorbanan barasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu megandung pamrih.


Pengorbanan merupakan akibat dari  pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan.

Kamis, 15 Januari 2015

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP KEL 7 (RANGKUMAN ILMU BUDAYA DASAR)

1. Pengertian pandangan hidup dan idelogi


  • Ideologi adalah sitem pemikiran abstrak (tidak hanya sekedar pembentukan ide) yang diterapkan pada masalh publik sehingga membuat konsep ini menjadi inti politik
  • Pandangan hidup adalah sikap manusia yang paling mendasar dalam menyikapi segala hal yang terjadi, baik itu berupa masalah, tugas, tantangan dan segala yang dilakukan manusia pasti mempunyai pandangan masing-masing.
2. Cita-cita

Menurut kamus umum bahasa Indonesia, yang disebut cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pemikiran merupakan apa yang ingin diperoleh seseorang pada masa mendatang.

3. Kebajikan

Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agam dan etika. Manusia bebuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, makhluk bermoral.

4. Pengertian Usaha

Usaha atau perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. setiap manusia harus bekerja keras untuk kelanjutan hidupnya. sebagian hidup manusia adalah usaha atau perjuangan.

5. Keyakinan atau Kepercayaan

Keyakinan atau kepercayaan menjadi dasar pandangan hidup manusia yaitu suatu pemikiran yang mendalam terhadap sesuatu hal yang dianut kemudian menjadi pedoman hidup yang berasal dari akal atau kekuasaan tuhan. menurut Prof.Dr.Harun Nasution ada tiga aliran filsafat, yaitu :


  • Aliran naturalisme
  • Aliran intelektualisme
  • Aliran gabungan
6. Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik

  • mengenal
  • mengerti
  • menghayati
  • meyakini
  • mengabdi


MANUSIA DAN KEADILAN - KEL 6 (RANGKUMAN ILMU BUDAYA DASAR)


Arti Keadilan

Menurut kamus umum bahasa Indonesia susunan W.J.S Poerwadarminta kata adil berarti tidak berat sebelah atau memihak manapun tidak sewenang-wenang. Sedangkan menurut istilah keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan menurut Aristoteles, yaitu :

  • Keadilan legal atau keadilan moral
  • Keadilan ditributive
  • Keadilan komutatif
Kecurangan

Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya, atau orang itu memnag dari hatinya sudah berbuat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan berusaha.

Beberapa faktor yang menimbulkan beberapa kecurangan, anatar lain :

  • Faktor ekonomi
  • Faktor peradaban dan kebudayaan
  • Teknis
Supremasi hukum di Indonesia masih harus direformasi untuk menciptakan kepercayaan masyarkat dan dunia internasinal terhadap sistem hukum Indonesia. Masih banyak kasus-kasus ketidak adilan hukum yang terjadi di negara kita.

Cara masyarakat mengomentari ketidak adilan

Melalui karya-karya seperti : 
1. Puisi
2.Film
3. Lagu

Pembalasan

Pembalasan adalah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang. 

Kesimpulan

Keadilan merupakan pengakuan dan perbuatan yang seimbang antara hak dan kewajiban, tidak memihak sebelah ataupun tidak sewenang-wenang. 
Kejujuran berarti apa yang dikatakan seseorang itu sesuai dengan hati nuraninya dan kenyataan yang benar.